Avansado.com | Copas: kitakatolik.com

Bertepatan dengan pesta Santo Yoakim dan Santa Anna yang merupakan kakek dan nenek Yesus, Paus Fransiskus mengajak kaum muda menyentuh dan menyapa para lansia dengan lembut, terutama pada mereka yang kesepian dan telah lama terpisah dengan orang-orang yang mereka cintai.

“ Anak-anak muda yang terkasih, masing-masing dari para lansia ini adalah kakek-nenekmu! Jangan tinggalkan mereka sendiri. Gunakan daya cipta, buatlah panggilan telepon, panggilan video, kirim pesan, dengarkan mereka dan, jika mungkin, sesuai dengan aturan kesehatan, kunjungilah mereka juga. Berikan mereka pelukan,” kata Paus.

Kepada kaum muda, Paus menegaskan bahwa kakek dan nenek adalah akar dari para muda. Pohon yang tumbang tidak dapat tumbuh, tidak berbunga atau berbuah.

“Inilah sebabnya mengapa ikatan dan koneksi dengan akar Anda adalah penting,” kata Paus setelah memanjatkan dosa Malaikat Tuhan, Minggu (26/7/2020) di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Roma.

Mengutip seorang penyair dari tanah airnya, Paus menegaskan, ”Mekarnya pohon berasal dari apa yang ada di bawah tanah!”

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *